December 12, 2009

Skeptis V.S. Optimis

gw kemarin dikasih tau ma temen gw kalo ternyata kamis minggu depan gw sidang akhir. awalnya sih seneng karena akhirnya gw bisa lulus juga jadi sarjana pertama di keluarga gw, which is pretty awesome in my parents point of view. tapi yang nggak gw sadar bahwa sidang akhir menimbulkan satu konsekuensi baru bagi hidup gw. yaitu pekerjaan. pertanyaannya bukan "apakah gw udah siap untuk kerja?", tapi "gw mau kerja apa ya?". "di bidang apa?", "kira2 gw ngelamar di perusahaan mana ya?". itu adalah beberapa pertanyaan dari sekian puluh pertanyaan yang suddenly pop up in my head from nowhere. bagi beberapa orang, pertanyaan2 diatas emang nggak terlalu penting, tapi bagi gw itu penting. bukan apa2, gw udah punya rencana buat masa depan gw, dan gw nggak mau ada kegalauan ada di pikiran gw, gw nggak mau terjebak di kondisi dimana gw "misalnya" harus memilih antara kerja di bank atau perusahaan da gw nggak bisa memilih. i hate being stupid. yah, walaupun di beberapa hal dalam hidup gw, gw udah menjadi orang bodoh. tapi ya everybody changes lah. i dont wanna be the same stupid,stubborn and miserable person anymore. i know i can do it. the deadline of my decision is until 17th december 2009.
jadi, apakah skeptis yang menang atau optimis yang menang?
roll the dice please...

1 comment: